HARI RAYA WAISAK

Selamat Hari Suci Waisak 2024!

Bandung, 6 Juni 2024 – Umat Buddha di seluruh Indonesia hari ini merayakan Hari Waisak, sebuah perayaan suci yang memperingati kelahiran, pencerahan, dan kemangkatan Sang Buddha Gautama. Hari Waisak yang jatuh pada tanggal 6 Juni tahun ini, diperingati dengan penuh khidmat dan berbagai kegiatan keagamaan di seluruh penjuru negeri.

Di Candi Borobudur, Magelang, ribuan umat Buddha berkumpul untuk melaksanakan upacara Waisak yang dipimpin oleh para biksu dari berbagai vihara. Suasana sakral terasa saat para umat melakukan prosesi pradaksina mengelilingi candi, membawa bunga teratai dan lilin sebagai simbol pencerahan dan harapan. Presiden Joko Widodo yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan pesan kedamaian dan toleransi. “Waisak adalah momen untuk merenungkan ajaran Sang Buddha tentang kasih sayang, kedamaian, dan kebijaksanaan. Mari kita jadikan ajaran ini sebagai pedoman dalam membangun harmoni di tengah keberagaman bangsa,” ujar Presiden Jokowi.

Di berbagai daerah lain, perayaan Waisak juga berlangsung meriah dan penuh makna. Di Jakarta, umat Buddha menggelar upacara di Vihara Dharma Bhakti, Glodok, yang dihadiri oleh tokoh-tokoh lintas agama. Upacara dimulai dengan meditasi bersama dan dilanjutkan dengan pelepasan lampion sebagai simbol pengharapan akan perdamaian dunia. Sementara itu, di Bali, perayaan Waisak diwarnai dengan parade budaya yang menampilkan kesenian dan tradisi Buddhis setempat.

Media sosial juga diramaikan dengan berbagai unggahan yang mengangkat tema Hari Waisak. Tagar #HariWaisak dan #Waisak2024 menjadi trending topic, menunjukkan antusiasme masyarakat dalam memperingati hari suci ini. Unggahan yang berisi pesan-pesan kedamaian dan kebijaksanaan banyak dibagikan, mencerminkan semangat kebhinekaan dan toleransi yang hidup di tengah masyarakat.

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dalam sambutannya di sebuah acara peringatan Waisak di Semarang, mengajak seluruh umat beragama untuk memperkuat kerukunan dan persaudaraan. “Hari Waisak adalah momentum bagi kita semua untuk mengedepankan nilai-nilai kasih sayang dan kebijaksanaan. Mari kita bersama-sama membangun Indonesia yang damai dan sejahtera dengan semangat toleransi dan saling menghormati,” tutur Yaqut.

Di sisi lain, peringatan Waisak juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial. Umat Buddha di berbagai daerah mengadakan bakti sosial, donor darah, dan kunjungan ke panti asuhan, sebagai wujud nyata dari ajaran Sang Buddha tentang cinta kasih dan kepedulian terhadap sesama. Di Surabaya, misalnya, Vihara Dhamma Jaya mengadakan bazar amal yang hasilnya disumbangkan untuk membantu masyarakat kurang mampu.

Perayaan Waisak tahun ini berlangsung dengan damai dan penuh sukacita, mencerminkan kekuatan ajaran Buddha dalam membawa ketenangan dan kedamaian bagi umatnya. Di tengah dinamika kehidupan yang semakin kompleks, pesan-pesan moral dan spiritual dari Hari Waisak menjadi semakin relevan dan penting untuk dihayati oleh seluruh lapisan masyarakat.

Peringatan Hari Waisak mengingatkan kita semua akan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai kebajikan, kedamaian, dan kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari. Semangat ini harus terus kita pelihara dan kembangkan, demi terciptanya masyarakat yang harmonis dan dunia yang damai.