Selamat Datang di Prodi Tekpend FIP UPI

Selamat Datang di Prodi Tekpend FIP UPI

Program studi yang mempersiapkan tenaga-tenaga terbaik untuk berkecimpung di bidang teknologi pendidikan dan pembelajaran. Selengkapnya »

Kurikulum Prodi

Kurikulum Prodi

Kurikulum disusun melalui kajian mendalam serta disiapkan khusus untuk membuat para mahasiswa memiliki kompetensi strategis di bidang teknologi pendidikan dan pembelajaran. Selengkapnya »

Open Course Ware

Open Course Ware

Kajian-kajian mutakhir di bidang teknologi pendidikan dan pembelajaran oleh para dosen Prodi Tekpend, dan disajikan dalam bentuk video online. Selengkapnya »

Penelitian dan Pengabdian

Penelitian dan Pengabdian

Realisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi oleh Prodi Tekpend melalui penelitian bidang keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat. Selengkapnya »

Kemahasiswaan

Kemahasiswaan

Aktivitas-aktivitas kemahasiswaan berupa pengembangan keilmuan dan keorganisasian. Selengkapnya »

Karya Mahasiswa

Karya Mahasiswa

Karya-karya pilihan para mahasiswa Prodi Tekpend FIP UPI. Selengkapnya »

 

Media Audio: Kesehatan Gigi

klik disini untuk mendengarkan

SINOPSIS

Di kota Tegal ada sebuah keluarga kecil hidup yang beranggotakan ayah, ibu, kakak, dan adik. Ayah yang selalu pergi pagi-pagi untuk bekerja, Ibu yang menjaga rumah dan juga kedua anaknya Dini dan Adit. Dini yaitu sang kakak yang sangat rajin terhadap kebersihan dirinya menyuruh Adit sang adik yang pemalas untuk menyikat gigi sebelum tidur yang malam itu habis makan malam.

Media Audio : Buah Kedustaan dan Kejujuran

klik disini untuk mendengarkan

SINOPSIS

Jakarta Pusat, salah satu daerah metropolitan yang selalu terlihat gemilau bagi para pemuda-pemudi yang berasal dari desa. Di sana banyak sekali pejuang kehidupan yang tidak sedikit terlempar karena kurang kompeten dan tidak dapat bersaing. Namun tidak sedikit pula yang berhasil bertahan setelah diterpa beragam badai. Bagaimanapun cara menghadapi badai tersebut, mereka dianggap berhasil ketika kembali dengan membawa sebongkah berlian ke kampung halamannya.

Di salah satu daerah di Jakarta Pusat terdapat suatu sekolah yang bernama SMA Maju Nusantara. SMA yang terkenal karena berhasil memenangkan beragam kejuaraan tingkat nasional, terutama dalam karya tulis ilmiah. Salah satu faktornya adalah andilnya guru sebagai fasilitator beserta penugasan setiap mata pelajarannya. Setidaknya satu kali dalam satu semester mereka membuat suatu karya ilmiah yang aturannya diadaptasi dari beberapa lomba tingkat nasional yang pernah diikuti. Para siswa ini diajak untuk selalu berobservasi dan berinovasi dalam pengerjaan karya tulis tersebut.

Suatu hari, seorang guru bahasa Indonesia yang akrab dipanggil Pak Yanto meminta tolong kepada Yani, ketua kelas 12A, untuk mengumpulkan seluruh karya tulis siswa kelas 12A yang telah ditugaskan sebelumnya. Pembuatan karya tulis itu ditujukan untuk menyeleksi bakat-bakat dan kemampuan-kemampuan para siswa SMA Maju Nusantara dalam menulis karya tulis ilmiah. Setelah melalui seleksi ini, kelak akan dipilih beberapa siswa yang dianggap memenuhi kriteria untuk mewakili sekolah. Mereka akan bertarung dalam sebuah kejuaraan bergengsi tingkat nasional karya tulis ilmiah yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kejuaraan ini diadakan sekali setiap tahunnya.

Yani dengan sigap berkeliling meja dan kembali menghampiri pria kelahiran Tuban itu untuk menyerahkan tugas-tugas milik teman-temannya. Belum selesai ia menghimpun tugas-tugas milik teman-temannya, Pak Yanto memberitahukan bahwa hari itu akan diadakan ulangan. Hal yang sangat mengejutkan itu dengan sekejap membuat suasana kelas menjadi ribut. Mereka dengan penuh keterkejutan – dan keengganan, mempertanyakan tentang ulangan dadakan tersebut. Sayangnya, Pak Yanto menjawabnya dengan memberi kertas jawaban untuk ulangan. Akhirnya, para siswa dengan raut wajah penuh keterpaksaan mengerjakan ulangan tersebut. Jam dinding telah memperingatkan bahwa mereka sudah seharusnya berpindah pada kegiatan selanjutnya. Ya, waktu yang diberikan telah habis seluruhnya. Pak Yanto pun menyudahi ulangan dadakan tersebut. Para siswa pun dipersilakan keluar untuk beristirahat. Namun, hal itu tidak berlaku bagi Naila dan Yohan. Ternyata, karya tulis mereka memiliki masalah. Karya tulis yang mereka buat tampak mirip dan memiliki sumber yang sama. Dengan jujur, mereka pun mengakui kesalahan mereka dan meminta maaf atas kesalahan tersebut. Mereka berdua pun berjanji untuk tidak akan mengulangi kesalahan tersebut.

Pameran Media Sederhana pada Mata Kuliah Media Pembelajaran

Pada tanggal 13 Desember 2018, telah dilaksanakan pameran media sederhana yang merupakan salah satu tugas pada mata kuliah Media Pembelajaran. seluruh 12 kelompok yang digabung dari kelas A dan Kelas B Teknologi Pendidikan angkatan 2018 menyajikan seluruh produk medianya. Sebagai pengampu mata kuliah, Drs. Toto Fathoni, M.Pd ikut menghadiri pameran ini, juga beberapa mahasiswa dari angkatan lain untuk memberikan semangat, komentar dan penilaiannya.

dokumentasi tribute to @terektekpend18 Teknologi Pendidikan 2018 on Instagram

Sidang Sarjana Skripsi Juli 2018

UPI, Bandung. Departemen Kurikulum dan Teknologi Pendidikan Program Studi Teknologi Pendidikan FIP UPI telah menyelenggarakan Ujian Sidang Skripsi Juli 2018 yang diselenggarakan pada Hari Selasa (24/07) bertempat di FIP UPI Bumi Siliwangi.

Kegiatan dibuka langsung oleh Dekan FIP UPI Dr. Agus Taufiq, M.Pd. pada pukul 08.00 WIB dan dihadiri oleh Ketua Departemen Kurikulum dan Teknologi Pendidikan Dr. Laksmi Dewi, M.Pd. dan Ketua Program Studi Teknologi Pendidikan Dr. Cepi Riyana, M.Pd. serta oleh Dewan Penguji, yaitu:

  1. Dr. H. Asep Herry Hernawan, M.Pd.
  2. Muthia Alinawati, M.Pd.
  3. Dr. Laksmi Dewi, M.Pd.
  4. Dr. Riche Cynthia, M.Pd.
  5. R. Nadia Hanoum, M.Pd.
  6. Dadi Mulyadi, S.Pd, M.T.

Peserta sidang terdiri dari 8 orang mahasiswa.

LLT #2 Teori Belajar Behavioristik

Learning to Live Together #1

Library in University | Dr. Doddy Rusmono, M.LIS

Aplikasi memindai jenis bunga | Flowtify #1

Rizki Menjuarai Video Kreatif Metro TV

Gd. Ahmad Sanusi UPI Bandung, 29 Maret 2018 telah terselenggara acara ‘Behind The News’ Metro TV. Acara yang dimeriahkan oleh tiga presenter Metro TV, Widya Saputra, Ade Mulya, dan Fitri Megantara akan berbagi pengalaman di dunia jurnalistik dan juga acara ini dimeriahkan oleh penampilan Mocca Band.

Tidak hanya acara itu saja, Metro Tv mengadakan kompetisi video yang bertema “Jurnalisme Warga dan Siapa Berani jadi Presenter”. Kali ini Mahasiswa Teknologi Pendidikan angkatan 2015 yang bernama Rizki Anugrah Maulid atau yang sering di sapa Rizki mengikuti kompetisi tersebut dan memperoleh Juara 2.

Selamat atas capaian Rizki Anugrah Maulid, Lanjutkan dan Kembangkan Potensimu.

Kunjungan Mahasiswa Teknologi Pendidikan Ke Jakarta


Selama dua hari mulai tanggal 20 hingga 21 Maret 2018, Program Studi Teknologi Pendidikan UPI Bandung berkunjung ke Jakarta untuk melakukan studi lapangan. Bersama sekitar 53 Mahasiswa yang didominasi angkatan 2016 dan 2015 mengunjungi Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemdikbud, yang disambut langsung oleh Kepala Puskurbuk Dr. Awalludin Tjalla. dilanjutkan dengan kunjungan ke Prodi Teknologi Pendidikan UNJ untuk mendengarkan paparan dari Dr. Robinson Situmorang, beserta staff Dosen.

Kunjungan diakhiri dengan mengunjungi MNC Animation pada esok harinya. diambut oleh Bapak Hendra sebagai Marketing Communication MNC Animation, dan Alumni Program Studi Teknologi Pendidikan UPI yang bekerja di MNC Group, Mahasiswa juga berkesematan berinteraksi dengan para pekerja kreatif di tempat kerjanya langsung. diaharapkan kegiatan ini mampu memberikan inspirasi, pencerahan sekaligus motivasi untuk mengaplikasikan hasil perkuliahan di kelas di dunia kerja dan industri di masa yang akan datang.